08 Februari 2010

Kebahagiaan Sejati

Kebahagiaan adalah sesuatu yang dikejar oleh semua orang. Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan kebahagiaan sebagai "kesenangan, ketenteraman hidup, keberuntungan atau kemujuran yang bersifat lahir batin".

Sebenarnya ketika bekerja, bersantai ataupun melayani, kita sedang mengejar kebahagiaan. Kebahagiaan dapat digolongkan dalam tiga macam.

Baca selanjutnya...

02 Februari 2010

Tuhan Menegur Saya di Facebook

Tuhan menegur saya dua hari yang lalu: "Kamu jangan kayak selebriti. Kalau selebriti, penggemar berbondong-bondong minta tanda tangannya. Tapi sang pesohor gak perlu minta tanda tangan kepada penggemar."

Maka, sejak kemarin saya klik nama-nama yang berkomentar di status saya dan berkomentar balik, atau setidak-tidaknya saya klik "Like" kalau saya gak tahu apa yang harus ditulis (jika saya memang suka dengan tulisan mereka).

Baca selanjutnya...

26 Januari 2010

Berani Bermimpi

Semua orang tentu sudah pernah bermimpi. Orang berkata bahwa mimpi adalah bunga tidur. Maka, bukan hal yang mengherankan kalau kita bermimpi pada saat tidur.

Tetapi pernahkah kita bermimpi pada saat terjaga? Mimpi yang ini adalah mimpi yang kita buat sendiri dengan menaruh harapan-harapan yang baik untuk masa depan.

Kita boleh bermimpi semau kita, namun perlu diketahui bahwa setiap mimpi ada konsekuensinya. Konsekuensinya yaitu kita harus benar-benar berusaha untuk menggapai mimpi tersebut. Inilah yang disebut berani bermimpi, bukan hanya mempunyai mimpi.

Baca selanjutnya...

14 Desember 2009

Proses Menjadi Pemenang

Bagaimana Tuhan mempersiapkan seseorang supaya menjadi alat yang efektif bagi umat dan kerajaan-Nya? Tuhan tidak pernah mempersiapkan pemenang yang sanggup memimpin dalam kurun waktu satu bulan atau satu tahun, tetapi bertahun-tahun dan diproses dalam berbagai peristiwa.

Para pemimpin yang rela dibentuk memahami bahwa promosi diri tidak pernah dapat menggantikan promosi Ilahi. Mereka menjadi penting dan bermakna karena mau diproses dan disertai oleh Tuhan. Mereka sukses karena mau mengerti, melakukan, dan menyelesaikan kehendak Tuhan di dalam hidup mereka.

Baca selanjutnya...

12 Desember 2009

Odong-odong

Pada akhir dasawarsa 1980-an pemerintah DKI Jakarta menetapkan bahwa becak tidak boleh lagi beroperasi di Jakarta. Tentu saja banyak orang yang “menjerit kesakitan”, terutama mereka yang pekerjaannya menarik becak dan juga keluarga mereka.

Sekalipun banyak menuai protes di sana-sini, tetapi ketetapan itu tidak pernah diubah hingga saat ini. Bagi sebagian orang, situasi ini bagai “mengubur hidup-hidup” diri mereka. Tetapi bagi sebagian yang lain tidaklah demikian. Mereka adalah orang-orang yang mampu berpikir kreatif.

Baca selanjutnya...

21 November 2009

Pelajaran di Dapur Rumah Sakit

Ketika memasuki dapur rumah sakit pada pukul 06.00 pagi, Rose sedang mengecek nama-nama pasien pada nampan-nampan yang berisi sarapan pagi.

“Hai, namaku Janet,” sapaku dengan ramah, meskipun aku sudah mendengar tentang Rose yang tidak bisa bekerja sama dengan orang lain. “Minggu ini jadwalku bekerja denganmu,” sambungku.

Rose, wanita paruh baya dengan rambut abu-abu tersebut memandangku tajam dari balik kaca matanya. Aku tahu bahwa ia tidak senang bekerja dengan seorang siswa praktik sepertiku.

Baca selanjutnya...

19 November 2009

Keterbatasan Ibu Isti Rohanah

Ternyata kisah tentang kasih yang dialirkan dalam keterbatasan tidak hanya ada di luar negeri saja, tetapi di sekitar kita pun ada. Mengapa tidak terekspos? Mungkin karena tidak ada yang memerhatikan dan kita tidak menyediakan waktu untuk mendengarkan kisah-kisah sederhana, namun menginspirasi itu.

Ibu Isti Rohanah adalah seorang koster atau petugas kebersihan gereja. Kegiatannya sehari-hari membersihkan lantai, mengatur kursi, menggelar karpet, dan mempersiapkan ruang ibadah di GBI Jl. Tampak Siring, Jakarta.

Baca selanjutnya...